Diposting pada tanggal 22 Juli 2025

Bandar Lampung, 21 Juli 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita Lampung resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025–2026. Mengusung tema “Harmoni dalam Transformasi: Merawat Kebhinekaan, Menyemai Kearifan, Menguatkan Indonesia”, kegiatan ini mencerminkan komitmen kampus dalam mencetak generasi muda yang bijaksana, toleran, dan siap menjawab tantangan zaman.
Pembukaan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Ketua Pelaksana PKKMB, Widi Astuti, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa PKKMB bukan sekadar pengenalan kampus, tetapi juga sarana penting untuk membentuk karakter, membangun semangat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai kebhinekaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa.
Sambutan dari pimpinan STIAB Jinarakkhita disampaikan oleh Wistina Seneru, S.Pd.B., M.Pd., selaku Wakil Ketua I. Ia menekankan bahwa harmoni dalam transformasi mengandung makna penting: kemampuan untuk terus berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai luhur, kearifan lokal, dan semangat persatuan dalam keberagaman. Kampus, katanya, harus menjadi ruang subur bagi mahasiswa untuk belajar, berkarya, dan memberi manfaat nyata.
Pesan bermakna juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Buddhayana Vidyalaya, Y.M. Biksu Nyanamaitri Mahasthavira, yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kebijaksanaan batin. Ia mengingatkan bahwa pendidikan tinggi seharusnya membentuk pribadi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berwelas asih dan siap mengabdi bagi kemajuan bangsa.
PKKMB 2025 direncanakan berlangsung selama lima hari, menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pengenalan lingkungan kampus, pembekalan akademik, hingga penguatan wawasan kebangsaan. Pembinaan karakter dilakukan melalui beragam program inspiratif dan edukatif yang dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif mahasiswa baru dalam membangun integritas pribadi dan solidaritas sosial.
Selain fokus akademik, PKKMB kali ini juga mengangkat nilai-nilai Buddhis yang menjadi jati diri STIAB Jinarakkhita. Melalui sesi meditasi, refleksi diri, dan pembacaan paritta, mahasiswa diajak menumbuhkan kesadaran batin serta memperkuat landasan spiritual dalam menghadapi dinamika kehidupan kampus dan masyarakat.
Dengan pendekatan yang menyeluruh ini, STIAB Jinarakkhita berharap PKKMB 2025 menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi mahasiswa baru untuk tumbuh sebagai pribadi yang berdaya saing, berakar pada kearifan lokal, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kampus menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak lulusan cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional, demi mewujudkan Indonesia yang harmonis dalam keberagaman.
Versi cetak
Bandar Lampung, 1 Desember 2024 – Sebanyak 176 mahasiswa dari STIAB Jinarakkhita Lampung, yang berasal dari Program Studi Pendidikan Keagamaan Buddha (PKB), Ilmu Komunikasi B...
Bandar Lampung, (30/10/2024) – Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Buddha (IKB) STIAB Jinarakkhita Lampung berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat intern...
Students of Buddhist Communication Science Department-Jinarakkhita Buddhist College of Lampung have achieved remarkable success at the International Competition in the Indonesia Br...
Students of Buddhist Communication Science Department-Jinarakkhita Buddhist College of Lampung have achieved remarkable success at the International Competition in the Indonesia Br...
Bandar Lampung, 29 Oktober 2024 - Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha (STIAB) Jinarakkhita Lampung menyelenggarakan Kuliah Umum Moderasi Beragama dengan tema "Mahasiswa Sebagai Agen P...
Bandar Lampung (5/8/24), Hari pertama pembekalan mahasiswa baru dalam kegiatan PKKMB 2024 di STIAB Jinarakkhita Lampung, serangkaian materi menarik disampaikan oleh para ahli ...
Layanan online manakah menurut anda yang perlu kami kembangkan ke depan?